Rantai pasok adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara
bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan
pemakai akhir. Kalau rantai pasok adalah jaringan fisiknya, yakni
perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi
barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, manajemen rantai pasok adalah
metode, alat atau pendekatan pengelolaannya (Pujawan dan Mahendrawathi, 2010).
Manajemen rantai pasok adalah suatu kumpulan pendekatan yang digunakan untuk
mengintegrasikan secara efisien antara pemasok, perusahaan manufaktur,
pergudangan dan toko, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan pada
kuantitas, lokasi dan waktu yang benar untuk meminimumkan biaya-biaya pada
kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan (Simchi-Levi et al, 2002). Manajemen rantai pasok
merupakan integrasi dari seluruh aktivitas dalam rantai pasok melalui hubungan rantai pasok yang erat untuk mencapai keuntungan kompetitif
(Handfield dan Nichols, 2002). Manajemen
rantai pasok merupakan aktivitas perencanaan, pengaturan dan optimalisasi satu
atau lebih rantai pasokan (Turban et al, 2006).