- INTISARI KAJIANThe Rabbaanians "SPIRIT OF SUNNAH 1.0"Ustadz Badrusalam, LCRabu, 29 Rabiul Awwal 1438H (28 Desember '16)Sunnah telah dimaknai dengan sangat luas, namun pada prinsipnya Sunnah adalah semua hal yang diajarkan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam. Dalam pengamalannya pun penting adanya bagi kita untuk menghidupkan sunnah ke segala aspek kehidupan, rutinitas keseharian serta gaya hidup kita.
Intisari Kajian #The Rabbaanians "Spirit of Sunnah part 1"
Bahagia Itu Kita yang Ciptakan
Apakah Sholat ku diterima oleh Allah??
Intisari Kajian #The Rabbaanians "PERSAHABATAN, WAHAI RASULULLAH"
INTISARI KAJIAN
The Rabbaanians *"PERSAHABATAN, WAHAI RASULLULLAH SHALLALLAHU’ALAIHI WA SALLAM"*
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
Rabu, 21 Rabiul Awwal 1438H (22 Desember '16)
.
Ketika tiba saatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengizinkan Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam untuk hijrah dari kota Mekkah ke Madinah, para sahabat pun bersegera menyambut seruan Allah dan Rasul-Nya untuk berhijrah. .
Para sahabat meninggalkan kampung halamannya, meninggalkan sebagian besar harta bendanya, meninggalkan rumahnya, menuju daerah yang belum mereka kenal baik sebelumnya. Perjalanan 460km menuju Madinah dilakukan bertahap, ada yang menempuh perjalanan secara sembunyi-sembunyi, ada pun yang terang-terangan. Di antara mereka ada yang menempuh perjalanan secara sembunyi-sembunyi, ada pula yang terang-terangan. Ada yang memilih waktu siang dan tidak sedikit pula yang menjadikan malam sebagai awal perjalanan.
INTISARI KAJIAN The Rabbaanians "KETIKA HIDAYAH MENYAPA"
INTISARI KAJIAN
The Rabbaanians "KETIKA HIDAYAH MENYAPA"
Ustadz Mahfudz Umri, LC
Rabu, 24 Shafar 1438H (23 November '16)
.
Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam pernah berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memberikan hidayah kepada salah satu dari dua Umar di kota Mekkah pada masa awal kenabiannya. Dan Allah memilih Umar bin Khatab radhiallahu’anhu, sosok yang tak hanya disegani oleh kaum Quraisy, tapi juga figur yang berkarakter kuat nan keras. Dan ketika hidayah menyapanya, Umar menyambutnya dan Allah Jalla Jalaluhu jadikan beliau sebagai salah seorang yang berperan penting dalam perkembangan Islam.
.
Atau ingatkah Anda dengan kisah salah satu paman Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam, Hamzah radhiallahu’anhu? Hidayah menyapanya ketika sepulang berburu dengan mendapati keponakannya (Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam) sedang dihina.
INTISARI KAJIAN The Rabbaanians "LOW BATT"
INTISARI KAJIAN
The Rabbaanians "LOW BATT"
Rabu, 19 Al-Muharram 1438H (19 Okt '16)
.
Istilah Low Batt(ery), adalah merujuk kepada mulai habisnya energi pada unit baterai pada suatu piranti. Selaras dengan analogi tersebut pada orang yang telah lelah hati. Lalu pertanyaannya, bagaimana hati bisa lelah?
.
Jika baterai bisa habis energinya karena piranti telah forsir digunakan, demikiannya hati dapat merasakan kelelahan karena banyak digunakan untuk keburukan. Orang yang sering berbuat maksiat, hatinya akan tidak berfungsi karena kelelahan. Serasa segala sesuatu tidak selesai-selesai, karena dirinya tenggelam dalam keburukan. Lelah. LOW BATT.
INTISARI KAJIAN The Rabbaanians "Layangan Putus"
INTISARI KAJIAN
The Rabbaanians "Layangan Putus"
Rabu, 5 Al-Muharram 1438H (5 Okt '16)
.
Sejenak kita intisarikan fenomena orang yang tenggelam dalam maksiat dengan analogi Layangan Putus.
.
Orang yang tenggelam dalam kemaksiatan akan merasakan kehampaan hati dari mengingat Allah subhanahuwata'ala. Sehingga kehampaan hati membuatnya putus melayang dari Allah tidak tahu arah harus berpijak sekalipun sudah lelah dalam turbulensi dosa. .
Ternyata HIDUPKU Cerminan dari SHOLATKU
"Ternyata HIDUPKU Cerminan dari SHOLATKU"
Barangsiapa terbiasa menunda sholat, maka ia harus siap tertunda dalam segala urusan kehidupannya: nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan, petunjuk dan lain-lain.
Hasan al-Bashri berkata:
أَيُّ شَيْءٍ يَعِزُّ عَلَيْكَ مِنْ دِينِكَ إِذَا هَانَتْ عَلَيْكَ صَلَاتُكَ وَأَنت أول مَا تسْأَل عَنْهَا يَوْم الْقِيَامَة
"Apa yang berharga dari agamamu jika sholatmu saja tidak berharga bagimu? Padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang sholat."
Seperti apa kamu mampu memperbaiki sholatmu, seperti itulah kamu akan mampu memperbaiki hidupmu.
Tidakkah kamu tahu bahwa sholat itu bergandengan dengan kesuksesan?
"Hayya 'alas sholah... hayya 'alal falaah..." artinya "Marilah melakukan sholat, marilah meraih kesuksesan"
Bagaimana mungkin kamu minta kesuksesan kepada Allah, sedangkan kamu tidak menunaikan hakNya?
استغفرالله العظيم
Tingkatan menghadapi musibah dan masalah di Islam
Dalam Islam, tingkatan menghadapi musibah dan masalah:
1. Marah (tidak terima)
2. Menahan diri/bersabar (hati mungkin masih tidak terima, tetapi menahan diri)
3. Ridha (hati menerima dan lapang dada)
4. BERSYUKUR karena penghapus dosa dan meningkatkan derajat
Ini sebagaimana dijelaskan oleh syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah
“Manusia ketika tejadi musibah ada 4 keadaan: [1]Marah, [ 2] Bersabar [3] Ridha [4] Bersyukur. Inilah keadaan manusia ketika terjadinya musibah.”
Kami Mendapatkan sharing tulisan yang bagus (semoga Allah memberikan kebaikan yang banyak kepada penulisnya):
Orang konyol buat masalah…
Orang kerdil memperbesar masalah….
Orang biasa membicarakan masalah….
Orang besar mengatasi masalah…..
Orang bijak bersyukur dengan
masalah….
Orang kreatif melihat peluang dari masalah….
Orang bertaqwa naik derajat karena masalah….
Jadi, ga ada masalah dengan “masalah”….
Masalahnya, bagaimana cara kita menyikapi “masalah”…. Karena hakikatnya, hidup itu rangkaian “masalah” demi “masalah”.
So, Jadikanlah “MASALAH” sebagai “Masa mengenal Allah”.
[selesai kutipan]
Demikianlah ajaran Islam. Mengajarkan bijak menghadapi masalah bahkan bersyukur.
Cobaan dan musibah itu selalu datang dan niat Allah adalah agar membersihkan dosa-dosa kita ketika kita bijak menyikapinya, berkhusnudzan bahkan bisa bersyukur. .
Sehingga bisa jadi kita menghadap Allah tanpa dosa sama sekali
Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
“Cobaan akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun.” (Hr.Ahmad)
Melihat besarnya keutamaan tersebut, pada hari kiamat nanti, banyak orang yang berandai-andai jika mereka ditimpakan musibah di dunia sehingga menghapus dosa-dosa mereka dan diberikan pahala kesabaran.
”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” (Hr.Baihaqi)
Demikian semoga bermanfaat
Sumber: line dakwah Islam
KETIKA BERLABUH DI HATI
☀Resume Kajian The Rabbanians☀
💎Rabu, 9 September 2015💎
KETIKA BERLABUH DI HATI
Dalam diri manusia ada segumpal darah. Jika segumpal darah itu baik, maka seluruh yg dilakukan baik. Tapi sebaliknya jika segumpal darah itu buruk, maka buruklah semuanya.
Jika kalian mencintai Allah, tidak ada rasa cinta selain mencontoh segala perbuatan Rosulullah shollallahu 'alayhi wassalam.
4 model cinta yg perlu dipahami menurut ibnu Qoyyim:
1. Mahabbatullah
Cinta kpd Allah yg tidak mengeluarkan seseorang dr kekufuran. Yg mencintai Allah berhak mendapatkan hidayah.
2. Mahabbatullahu maa yuhibbulloh
(Mencintai sesuatu yg dicintai Allah)
Naik iman krn ketaatan, turun iman krn kemaksiatan.
Jadikanlah sholatmu itu sbg sholat terakhirmu.
3. Al hubbu lillah wa fillah
(Cinta krn Allah dan dijalan Allah)
Menjadi org yg bermanfaat bagi sesama.
Sebaik-baiknya manusia adalah yg bermanfaat bagi org lain
(HR. at tabbrani)
4. Al hubbu ma'allah
(Cinta yg mendua krn Allah)
Segala keindahan dunia tidak bisa membuatnya menoleh dr Allah.
5. Al Mahabbah ath thabi’iyyah (kecintaan manusia).
Rosulullah berkata:
Klo boleh aku memilih kekasih, maka Abu Bakar As Siddiq lah kekasihku, ia yg percaya Isro mi'roj-ku. Tetapi sahabat kalian ini, yaitu: Rosulullah.
Teman sejati itu: teman yg hatinya terguncang ketika engkau melakukan keburukan.
Barang siapa yg menjaga aib saudaranya, maka Allah akan menjaga aibnya.
Hak anak kepada org tua: berdo'a utk kedua org tuanya.
Ridho Allah berada di ridho orang tua.
Rugilah org yg mempunyai org tua tp ia tidak berbakti kepada keduanya.
♥ Lakukan segalanya dengan hati dan cinta maka kemuliaan yg akan terlihat ♥
Wallahu 'alam
-Ust Subhan Bawazier-
GALAU
Belo Begeng Nyambut Ramadhan
Yuhuu, sudah masuk bulan yang baru. Tandanya min harus ngepost diblog ini. Maaf ya kawan kalo telat ngepost diblognya. Min mau share cerita tentang belo dan begeng buat nyambut Ramadhan. Cekidoooot
Ga kerasa ramadhan tinggal 7 hari lagi, dan ternyata bukan hanya min yang sibuk nyiapin buat nyambut ramadhan. Belo dan begeng pun ga mau kalah. Cerita ini dimulai ketika belo dan begeng lagi jalan bareng abis pulang kerja. Mereka janjian buat kongkow kongkow seperti biasanya. Tapi entah kenapa belo ngajal ketemuan ditempat yang ga biasa mereka ketemu. Belo ngajak begeng ketemuan di salah satu masjid. Karna belum adzan maghrib belo dan begeng sudah sampai di masjid tersebut dan beginilah percakapannya.
Belo: geng, asiiik ya masjidnya adeeeem banget rasanya neh hati *nyes nyes gitu
Begeng: iya lo, adem banget rasanya hati kalo deket2 masjid *sambil selonjoran di selasar masjid.
Tetiba udah mulai ngaji2 di masjid untuk menyambut adzan maghrib yang masih 30 menit lagi.
Begeng: aiiiiih, sekarang tgl berapa? 10 ya? Gilree puasa berarti tinggal seminggu lagi bro. Gw blum siap2 nyambutnya lagi.
Belo: *kaget denger teriakan se begeng. Oiyaa ya, waduuuh gw harus siap2 nyambut puasa neh. Siapin makanan, baju baru buat teraweh *sambil mikir apaan lagi yang harus disiapin.
Begeng: *plaaaak mukul pundak se beloo, bukan begituaaaan belooo yang disiapin buat nyambut ramadhan tapi kayak gini neh yang harus kita siapkan dalam nyambut ramadhan, yaitu:
1. Kaji ilmu mengenai ramadhan
2. Perbanyak puasa sunnah
3. Giatkan sholat sunnah
4. Perbanyak taubat pada Allah
5. Pelajari doa dan zikir yang disunnahka
6. Rencanakan target ramadhan
7. Siapkan fisik dan harta sebelum ramadhan
Gitu loooh belooo *itu berdasarkan ilmu yang gw dapet dari share an temen gw digroup WA.
Belo: *sambil malu2, ooooh ya ya ya *dan mata mulai berkaca-kaca. Makasih ya geng udah di ingetin.
Begeng: iya sama-sama lo, karna sahabat itu harus saling mengingatkan akan kebaikan, menegur sahabatnya jika salah walau pahit kenyataannya jika kita menegur dia. Tapi tetap harus dilakukan demi kebaikan dia untuk jadi orang yang lebih bermanfaat dan lebih baik.
Tetiba masjid sudah siap-siap untuk adzan dan belo serta begeng pun mengambil wudhu dan bersiap sholat jamaah maghrib.
Sekian cerita belo dan begeng, semoga brrmanfaat kaka kaka :)
5 Cara Melembutkan Hati
5 Cara Melembutkan Hati
Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta3 February 2015, 3:03 pmGmana kalau ditawarkan makanan saat puasa sunah?
Ini dia, terkadang ada beberapa orang yang bingung sempet denger selentingan kalo lagi puasa sunah trus ditawarin makan, dan dibatalin puasanya. Nah ini penjelasannya, yuk di baca kawan info nya :)
Diundang makan dan sedang puasa
Ditulis oleh: Muhammad Ustadz Abduh Tuasikal
Disadur dari: Rumaysho.com
Ditulis ulang oleh:Dompet dhuafa volunteer Sunnah
Bagaimana jika kita diundang makan, namun kita sedang puasa? Apa tetap undangan tersebut dihadiri atau kita sengaja batalkan puasa kita?
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
,إِذَا دُعِىَ أَحَدُكُمْ فَلْيُجِبْ فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ وَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ
“Jika salah seorang di antara kalian diundang makan, maka penuhilah undangan tersebut. Jika dalam keadaan berpuasa, maka do’akanlah orang yang mengundangmu. Jika dalam keadaantidak berpuasa, santaplah makanannya.” (HR. Muslim no. 1431).
Penuhilah Undangan
Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin menjelaskan, jika ada yang mengundang, maka hendaklah kita memenuhi undangan tersebut. Jika undangan tersebut adalah undangan nikah, diwajibkan untuk dihadiri. LihatSyarh Riyadhis Sholihin, 4: 203.
Hukum Menyantap Makanan Saat Diundang
Adapun hukum menyantap hidangan saat walimah adalah sunnah, bukanlah wajib menurutmadzhab Syafi’i. Lihat Syarh Shahih Muslim, 9: 210.
Kata Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin, hendaklah yang diundang menyantap makanan jadi bukan hanya hadir saja karena orang yang mengundang sengaja mengajak kita supaya menikmati makanan yang telah ia sajikan. Coba bayangkan jika sampai yang punya rumah mengundang dan telah membuat makanan yang banyak lalu kita tidak menyantapnya, tentu akan merasa kecewa. LihatSyarh Riyadhis Sholihin, 4:203.
Jika Berpuasa Saat Diundang
Menurut jumhur ulama -mayoritas ulama-, maksud “falyusholli” adalah doakanlah orang yang mengundang makan dengan ampunan, keberkahan dan semisalnya. Karena asalnya makna “shalat” adalah berdo’a. Imam Nawawi rahimahullah berkata, khusus untuk orang yang berpuasa, tidak wajib ia makan saat diundang makan seperti itu, lebih-lebih jika itu puasa wajib karena puasa wajib tidak boleh dibatalkan. Sedangkan puasa sunnah boleh dibatalkan saat diundang makan seperti itu.
Imam Nawawi juga berkata, jika sampai orang yang mengundang merasa berat jika orang yang diundang tetap berpuasa, maka hendaklah ia batalkan puasanya. Jika tidak ada perasaan seperti itu, maka tidak mengapa tidak membatalkan puasa saat itu. Lihat penjelasan Imam Nawawi ini dalam Syarh Shahih Muslim, 9:210.
Syaikh Ibnu ‘Utsaimin menjelaskan, ada tiga keadaan saat seseorang diundang:
1- Jika diundang dalam keadaan tidak berpuasa, maka nikmatilah hidangan makan yang ada.
2- Jika diundang dalam keadaan berpuasa wajib,maka tidak makan saat itu dan tidak membatalkan puasa [cukup mendo’akan kebaikan pada yang mengundang sebagaimana diterangkan dalam hadits di atas].
3- Jika diundang dalam keadaan berpuasa sunnah, maka punya pilihan saat itu. Jika ingin membatalkan puasa, santaplah hidangan saat itu. Jika tidak ingin batalkan, juga tidak mengapanamun kabarkan pada yang mengundang. Namun hendaknya memilih mana yang lebih maslahat. Jika dianggap bahwa membatalkan puasa saat itu baik, maka batalkanlah dan nikmati hidangan saat itu. Jika tidak, maka meneruskan puasa itu lebih utama. Wallahu a’lam. (Syarh Riyadhis Sholihin, 4: 204).
Semoga sajian di sore ini bermanfaat bagi pembaca setia Rumaysho.Com. Hanya Allah yang memberi petunjuk dan taufik.
Referensi:Syarh Riyadhis Sholihin, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, terbitan Madarul Wathon Riyadh, cetakan ketiga, tahun 1427 H.
Al Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al Hajjaj, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan Dar Ibnu Hazm, cetakan pertama, tahun 1433 H.
Selesai disusun di kantor Pesantren Darush Sholihin di Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, 25 Rabi’ul Awwal 1435 H
Akhukum fillah: Muhammadj Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Seorang Muslim Mulia Akhlaqnya
Waaah, sudah masuk bulan Februari dan ganti bulan, tandanya min harus share minimal satu postingan di blog ini. Biar ga banyak sarang laba-labanya hehehe. Min mau repost dari hasil kajian di Bimbingan Islam tentang akhlak mulia, aaah bicara tentang akhlak masih banyak bangeeet harus diperbaiki akhlak ini . Yuk di simaak dan dipahami lalu dipraktekkan kawan :). Semoga akhlak kita setiap hari nya semakin baik yaaa. Aamiin
BimbinganIslam.com
Rabu, 7 Rabi'ul Akhir 1436 H / 28 Januari 2015 M
Ustadz Firanda Andirja, MA
Materi Tematik
▶ Seorang Muslim Mulia Akhlaqnya
⬇ Download Audio
https://www.dropbox.com/s/178i8wg809esbxb/AUD-20150128-WA0010.mp3?dl=0
Video Source
https://www.youtube.com/watch?v=O9yz96HUnUc
---------------
SEORANG MUSLIM MULIA AKHLAQNYA
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Seorang yang cerdas adalah seorang yang berusaha mencari amalan-amalan yang pahalanya besar.
Karena kita sadar bahwasanya umur kita tidak lama, kemampuan kita beramalpun tidak selamanya kuat.
Oleh karenanya para shahabat terdahulu selalu bertanya kepada Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟
"Amalan mana yang paling afdhal, ya Rasūlullāh?"
Diantara amalan yang afdhal yang hendaknya kita lakukan adalah berakhlaq mulia.
Berakhlaq mulia adalah amalan yang sangat luar biasa.
Dalam hadits, kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
لَيْسَ شيْءٌ أَثْقَلُ في مِيزَانِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ
"Tidak ada amalan yang paling berat timbangannya di akhirat kelak seperti akhlaq yang mulia."
Ini menunjukkan bahwasanya akhlaq yang mulia jika diletakkan ditimbangan di akhirat kelak sangat berat.
Kemudian juga Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dalam haditsnya pernah berkata:
إنَّ الرَّجُلَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ
"Sesunguhnya seseorang dengan akhlaqnya yang mulia bisa meraih derajat orang yang senantiasa puasa sunnah dan senantiasa shalat malam."
• Orang ini, mungkin jarang shalat malam
• Orang ini, mungkin bahkan tidak shalat malam
• Orang ini, mungkin tidak puasa sunnah.
Akan tetapi, karena akhlaqnya mulia maka dia bisa mencapai derajat orang-orang yang senantiasa shalat malam dan senantiasa puasa sunnah.
Karenanya, kita berusaha menghiasi diri kita dengan akhlaq yang mulia.
Dalam hadits, kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
أنا زَعِيمٌ ببيتٍ في أعْلَى الجنَّةِ لمنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
"Aku menjamin istana di atas surga bagi orang yang memperindah akhlaqnya."
Akhlaq bisa diperindah.
Rasūlullāh mengatakan bahwa beliau menjamin istana di surga yang paling tinggi bagi orang yang memperindah akhlaqnya.
Contoh nyata dari praktek akhlaq yang mulia sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.
Perhatikan!
Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:
أَقْرَبَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاقًا
"Orang yang paling dekat dengan aku pada hari kiamat kelak (tentunya disurga) yaitu orang yang paling baik akhlaqnya."
Kemudian Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam menjelaskan, siapa orang yang paling baik akhlaqnya.
Kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
الْمُوَطَّئُونَ أَكْنَافًا ، الَّذِينَ يَأْلَفُونَ وَيُؤْلَفُونَ ،
"Yaitu orang-orang yang membentangkan tangan-tangan mereka yaitu orang-orang yang mudah untuk bergaul dan mudah untuk diajak bergaul."
Ternyata di antara akhlaq yang mulia adalah mudah untuk bergaul dan mudah untuk diajak bergaul.
َلا خَيْرَ فِيمَنْ لا يَأْلَفُ وَلا يُؤْلَفُ
"Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak bisa bergaul dan tidak bisa diajak bergaul."
Lantas bagaimana kita bisa mudah bergaul?
Tentunya jika kita:
• murah senyum
• ramah tamah
• tidak sombong
• tidak angkuh
• menghargai orang lain
Ini agar kita bisa mudah bergaul, agar orang tertarik dengan kita.
Terutama tatkala kita ingin berdakwah. Kita ingin masyrakat menerima dakwah kita.
Bagaimana caranya agar mereka mau bergaul dengan kita?
Agar kita mudah bergaul dengan mereka?
Maka janganlah kita menjadikan kita seakan-akan eksklusif yang membuat orang seakan-akan enggan untuk dekat dengan kita.
Maka nashihat saya kepada para ikhwan sekalian...
Bagi anda yang berpenampilan islami, dengan jenggot yang panjang...
Jadilah anda lebih manis dengan jenggot anda...
Murah senyum...
Orang akan semakin tertarik tatkala melihat anda manis dengan jenggot anda...
Bukan sebaliknya,
Semakin sangar...
Semakin dijauhi orang...
Semakin ditakuti oleh orang...
Ini cara yang keliru.
Demikian juga ukhti muslimah, saudariku...
Tatkala anda memakai jilbab...
Tatkala anda memakai cadar...
Jadilah anda sebagai seorang wanita yang ramah...
Jika melewati oranglain maka tegur...
Jika melewati ibu-ibu yang tidak berjilbab maka salami... tegurlah dia...
Tunjukkanlah bahwasanya wanita yang berjilbab dan bercadar adalah seorang wanita yang rahmat...
Seorang wanita yang mudah untuk beramah tamah dengan oranglain...
Bukan tampilan seorang yang eksklusif, yang jika melewati oranglain cuek, tidak menegur, sehingga terkesan seakan-akan merendahkan, seakan-akan menghinakan.
Dan saya ingatkan, hati-hati jangan sampai seorang menjadi sebaliknya!
Yaitu orang yang paling hina di hadapan Allāh pada hari kiamat kelak.
Siapakah orang tersebut?
Orang tersebut adalah orang yang dijauhi oleh masyarakat, tidak ingin didekati oleh masyarakat.
Kenapa?
Karena:
• lisannya yang kotor
• tidak menghargai orang lain
• suka menghina orang lain
Kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
إِنَّ شَرَّ النَّاسِ مَنْزِلَةً عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْْ تَرَكَهُ النَّاسُ اتِّقَاءَ فُحْشِهِ
"Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya dihari kiamat kelak adalah orang yang ditinggalkan oleh manusia (masyarakat) karena mereka tidak ingin disakiti oleh lisannya yang kotor."
Dalam riwayat lain اتِّقَاءَ شَرِّهِ.
Karena manusia ingin menjauh dari keburukannya.
Karenanya, manislah anda dengan jenggot anda, dan indahlah anda dengan jilbab dan cadar anda dihadapan masyarakat.
والحمد للّه رب العلمين
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته.
✒Tim Transkrip Materi BiAS
______________________________
⬇ Donasi Pengembangan Dakwah
Group WA Bimbingan Islam
Bank Mandiri Syariah
No. Rek : 7103000507
A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004
Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut :
http://goo.gl/forms/mTYPJ2Qj4X
Sakit pengantar kematian, bisa menghadap Allah tanpa dosa sama sekali
Sempet jleb pas baca BC ini dari temen, ya Allah min itu keseringan ngeluh pas sakit. Padahal saat sakit itu Allah hapus dosa-dosa kita. Semoga makin bisa ikhlas dan sabar ketika sakit dan berharap sakitnya bisa menghapus dosa-dosa min. Aamiin
Sakit pengantar kematian, bisa menghadap Allah tanpa dosa sama sekali
Katakan pada mereka yang terkena sakit kronis dengan
prognosis buruk
“Engkau bisa menghadap Allah dengan tanpa dosa sama sekali, setiap sakit dan nyeri yang mengantarkan kepada kematianmu adalah penghapus dosamu”
katakan pada mereka yang terpukul dengan diagnosa kanker stadium IV hibur mereka yang terkena penyakit AIDS dan sudah bertaubat.
Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
ﻣَﺎ ﻳَﺰَﺍﻝُ ﺍﻟْﺒَﻼَﺀُ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺔِ ﻓِﻲ ﺟَﺴَﺪِﻩِ ﻭَﻣَﺎﻟِﻪِ ﻭَﻭَﻟَﺪِﻩِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﻘَﻰ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﻣَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺧَﻄِﻴْﺌَﺔٌ
“Cobaan akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun.”[1]
Syaikh Al-mubarakfuri rahimahullah menjelaskan,
ﻭﻟﻴﺲ ﻋﻠﻴﻪ ﺳﻴﺌﺔ ﻷﻧﻬﺎ ﺯﺍﻟﺖ ﺑﺴﺒﺐ ﺍﻟﺒﻼﺀ
“Tidak ada padanya dosa sama sekali karena hilang akibat ujian berupa musibah.”[2]
Pantas saja kelak di hari kiamat orang yang sehat akan
berangan-angan menjadi orang yang sakit dan ditimpa ujian di dunia agar kedudukan mereka di akhirat menjadi tinggi.
Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
ﻳَﻮَﺩُّ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟْﻌَﺎﻓِﻴَﺔِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺃَﻥَّ ﺟُﻠُﻮﺩَﻫُﻢْ ﻗُﺮِﺿَﺖْ ﺑِﺎﻟْﻤَﻘَﺎﺭِﻳﺾِ ﻣِﻤَّﺎ ﻳَﺮَﻭْﻥَ ﻣِﻦْ ﺛَﻮَﺍﺏِ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﺒَﻼَﺀِ .
”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong- potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.”[3]
❤Oleh karena itu, ketika sakit hendaknya kita bersabar dan berprasangka yang baik kepada Allah. Itu tandanya Allah sayang kepada kita, segera kembali kepada Allah dan intropeksi diri kita. Bisa jadi ini adalah tanda cinta Allah kepada kita.
Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻌَﺒْﺪِﻩِ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَ ﻋَﺠَّﻞَ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻌُﻘُﻮْﺑَﺔَ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻌَﺒْﺪِﻩِ ﺍﻟﺸَّﺮَّ ﺃَﻣْﺴَﻚَ ﻋَﻨْﻪُ ﺑِﺬَﻧْﺒِﻪِ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻮَﺍﻓِﻲَ ﺑِﻪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ
“Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan baginya di dunia”[4]
Demikian semoga bermanfaat
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com
Ciri-ciri orang yang berakal dan mengingat Allah
Mau berbagi ilmu yang didapat dari tadabut Quran surat Ali Imran ayat 190-193
Arti surat ali imran ayat 190"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal"
Ciri-ciri orang yang berakal:
1. senantiasa menjawab aku mendengar dan aku taat (samina wa atho'na), maksudnya adalah selalu menjalankan perintah-perintah Allah.
2. senantiasa berorientasi pada akhirat. Memprioritaskan apa yg dikerjakan itu untuk perbekalannya di akhirat. Maksudnya adalah Org2 yg mempersiapkan diri untuk bekalnya di akhirat kelak. (yaitu seperti dijelaskan di surat Ali Imran ayat 191) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.)
Menurut ibnu Qayim al jauzi "Org-oranh yg mengingat Allah (berdzikrullah) itu":
1.Yaitu org-orang yg mencintai Allah. Dan jika Allah sudah mencintai seorang hamba-Nya Allah akan menyeru kpd penduduk langit utk mencintai org tersebut. (Org-orang yg senantiasa mengingat Allah dalam hidupnya, Allah akan mencintainya)
2. Org-orang yg selalu menyerahkan diri kpd Allah. Memasrahkan diri dihadapan Allah. Ketika itu Allah akan memberikan energi kepada kita untuk melakukan sesuatu yg baik.
3. Org-orang yg senantiasa Allah ingat pula. Seperti salah satu hadits jika kau mendekati Allah dgn berjalan maka Allah akan mendekati mu dgn berlari.
4. Org2 yg mengingat Allah maka Allah akan tinggikan derajatnya. Seperti di surat Ali Imran ayat 192 "Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun."
5. Org2 yg memiliki cahaya. Dimana cahaya itu dapat menerangi org2 disekitar kita. Seperti di surat Ali Imran ayat 193 "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti."
Menggapai Kebahagiaan Hidup Dunia dan Akhirat
Hidupkan Hidupmu! Part 2
Keutamaan Doa dan dahsyat nya Doa
- Doa karena masalah, yaitu berdoa karena adanya suatu masalah yang akhirnya kita meminta kepada Allah agar dipermudah masalahnya.
- Doa rutin, yaitu doa yang selalu kita baca walaupun kita tidak sedang dapat masalah.
- Doa minta dipertahankan nikmat.

